Pak De Bei Budiono Tergila-gila Eyang Citroen Diane

JANGAN LUPA SHALAT..!!

JawaPos.com – Mengoleksi mobil klasik langka itu bukan perkara mudah. Sebab mobil klasik yang sudah termakan usia butuh perlakuan khusus. Apalagi soal perintilan orisinil yang dibutuhkan.

Meskipun demikian bagi  Pak de Bei Budiono kecintaanya terhadap mobil klasik tak bisa ditawar. Saat ini ia memiliki kurang lebih 15 unit Citroen beberapa tipe atau model dari tahun 1960-an hingga 1980-an.

Kecintaannya pada mobil asal Prancis ini karena berkaitan dengan mantan pacar, yang saat ini sudah menjadi istrinya,Diana. Saat masih kuliah di Universitas Gadja Mada ia menemukan bunga hati yang sama-sama suka dengan mobil dosen mereka, yang biasa dipakai saat datang mengajar.

Pak De Bei Budiono Tergila-gila Eyang Citroen Diane
Pak De Bei Budiono bersama Citroen Diane kesayangannya. (Wilfridus Zenobius Kolo / JawaPos.com)

“Saya mencintai Citroen Diane karena kenangan waktu masa pacaran sama mantan saya yang kuliah di UGM. Dosennya Profesor. Damarjati Supanjar. Kebetulan  dia kalau datang memberi kuliah pake Citroen Diane. Saya terkagum-terkagum, dengan Citroen warna merah putihnya. Dalam benak saya suatu saat saya akan membelikan istri saya Citroen Diane. Kebetulan namanya Diana,” kata pria yang akrab disapa Pa De ini berbagi kisah dengan JawaPos.com beberapa waktu lalu di ICE, BSD, Tangerang.

Citroen Diane ini sangat istimewa baginya sehingga ia mulai mengoleksinya sejak muda. Sebelum terkena struk Pa De Budiono punya kurang lebih 27 Citroen. Namun belakangan ia mulai menjualnya dan kini tersisa 15 unit.

“Kalau sekarang, ya koleksi Citroen mungkin ada 11 sampai 15 unit, berbagai tipe. Tapi yang paling banyak, yang paling saya suka yakni Diane,” ujarnya.

Soal Citroen Diane yang di pajang di Ajang Parjo Red Carpet, Pa De menyebutkan awalnya dia mendapatkan Diane itu dalam postingan Facebook temannya di Malang. Saat itu, kondisinya sudah di renovasi namun belum sempurna sehingga ia melanjutkan restorasi sehingga semua kembali seperti bawaan pabrik.

“Saat dapat itu sudah direnovasi tapi karena saya rasa belum sempurna, terus saya sempurnakan lagi dengan mendatangkan spare part dan piranti orisinil dari Belanda sehingga tampaknya orisinil seperti ini. Usianya mobil ini usianya sudah 45 tahun karena dibuat tahun 73,” jelas Pa De.

Banyak bagian Citroen Diane ini yang direstorasi, mulai dari kaki kaki yang diganti ganti, sektor mesin, ban, setir, instalasi kabel, dinamo aki, dinamo ampere, dinamo  starter dan piranti lainya. Tujuannya agar mobil kesayangannya tidak trouble saat digunakan.

“Semua saya ganti karena saya tidak mau direpotkan dengan hobi saya. Hobi saya harus menunjang saya untuk buat saya lebih hidup. Bahasa jawanya Tombo ati rabu nyowo,” tukasnya

Soal lamanya waktu restorasi dan jumlah uang digelontorkan untuk memberikan tampilan full orisinil mobil ini, tak diutarakannya karena kecintaanya terhadap sesuatu tak bisa dikalkulasi dengan hitungan.

(wzk/JPC)

Jawa Post




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *