Berat Badan Naik Setelah Melahirkan? Ini Cara Diet Untuk Ibu Menyusui

JANGAN LUPA SHALAT..!!

JawaPos.com – Ketika hamil, bentuk badan perempuan pasti mengalami perubahan. Bhakan ketika usai melahirkan dan menyusui, berat badan tetap melonjak drastis. Berat badan yang meningkat tentu membuat percaya diri seorang perempuan bisa menurun. 

Menghadapi kondisi tersebut, para ibu muda terkadang bingung kapan harus memulai diet. Sebab ia harus memberikan nutrisi pada sang buah hati saat menyusui. Tapi tahukah Anda, ternyata hanya dengan menjaga pola makan yang baik saat menyusui akan berpengaruh pada penurunan berat badan.

Menurut dr. Grace Judio, sebagai Weight Control Spesialis, ibu muda bisa menurunkan berat badannya tanpa harus menjalani diet ketat. Jika diet ketat tetap dipaksakan akan mengurangi nutrisi ASI yang akan diberikan pada bayi.

tips diet, tren diet, diet populer, turunkan berat badan usai melahirkan, diet usai melahirkan, ibu menyusui,
dr. Grace Judio, selaku Weight Control Spesialis. (Lighthouse Indonesia)

“Idealnya kalau mulai diet sejak melahirkan bisa tapi isocalorik, dietnya tidak bisa seperti yang tidak menyusui, karena ibu memiliki kebutuhan kalorinya plus kebutuhan kalori untuk bayinya. Setelah 3 bulan jadi kalo dia mau, mengurangi sampai 500 kalori tapi harus minumnya super banyak, yang dimakan harus berkuah, rebusan, sop, sayur rebus plus ayam (bukan ayam goreng), cemilannya buah, yang penting usahakan makan yang banyak mengandung air,” ujar dr Grace Judio saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta, Jumat (12/10).

Ia pun mengatakan setelah 6 bulan anak tersebut akan mendapatkan ASI eksklusif maka ibu menyusui boleh mulai mengurangi makan lagi hingga 1000 kalori. Oleh karena itu, selama masih makan pada porsi yang cukup dengan menghindari gula, minyak dan nasi putih, diet saat ASI akan berjalan dengan baik.

(Inr/JPC)

Jawa Post




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *