Ditaklukkan Borneo, Persebaya Makin Kehilangan Keperkasaannya di GBT

JANGAN LUPA SHALAT..!!

JawaPos.com – Kekalahan atas Borneo FC semakin menegaskan bahwa Persebaya Surabaya cukup inferior di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Hingga pekan ke-25 Liga 1 2018, Persebaya sudah empat kali kalah di GBT.

Kekalahan pertama Persebaya di kandang sendiri terjadi ketika menjamu Barito Putera. Tim polesan Jacksen F. Tiago tersebut mempermalukan Green Force-julukan Persebaya dengan skor tipis 2-1.

Setelah Barito Putera, giliran Persib Bandung yang membuat Persebaya bertekuk lutut di hadapan pendukungnya sendiri. Maung Bandung-julukan Persib-menundukkan Persebaya dengan skor sangat ketat 4-3.

Setelah itu Persebaya melakukan pergantian pelatih. Mereka menunjuk Djadjang Nurdjaman sebagai head coach setelah berpisah dengan Angel Alfredo Vera. Sayang, pergantian pelatih tak memberi dampak positif bagi hasil yang didapat di GBT.

Justru Persebaya mendapatkan kekalahan pada pertandingan debut Djadjang sebagai pelatih. Persebaya menyerah di tangan sesama tim papan bawah PS TIRA dengan dua gol tanpa balas.

Djadjang kembali gagal mempersembahkan kemenangan pada pertandingan kandang ketiganya. Kali ini Green Force menyerah di tangan Borneo FC dengan skor 0-1, Sabtu (13/10) malam.

Kekalahan ini membuat Persebaya semakin tenggelam di papan bawah. Mereka terdampar di posisi ke-14. Osvaldo Haay dan kolega kini hanya berjarak satu angka dari zona merah.

Atas kekalahan ini Djadjang Nurdjaman pun meminta maaf. “Saya minta maaf kepada Bonek atas kekalahan hari ini,” ucap Djanur-sapaan akrabnya.

Selain Djanur, bek asal Brasil Otavio Dutra juga melakukan hal yang sama. “Saya minta maaf kepada seluruh Bonek. Kami harus bekerja lagi,” tutup Dutra.

(saf/JPC)

Jawa Post




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *