Israel Tolak Aktivis Pemboikot Produknya Masuk Negaranya

JANGAN LUPA SHALAT..!!

JawaPos.com – Menteri Strategi Israel menyatakan penolakannya terhadap surat yang dikirim oleh seorang pengacara dari mahasiswa Amerika Serikat (AS). Dalam surat itu, ia berjanji tidak akan ikut memboikot produk Israel.

Gildad Erdan menyampaikan, surat itu tidak berhasil untuk menjadi salah satu kriteria bagi siswa asal AS untuk diizinkan masuk negaranya. Dilaporkan sebelumnya mahasiswa asal AS tersebut ditolak untuk memasuki negara Yahudi itu dengan tuduhan ia adalah pendukung dari gerakan BDS alias gerakan pemboikotan produk Israel.

Menurut Erdan, surat Lara Alqasem, 22 tahun isinya tidak begitu jelas dan tidak sesuai. Dalam surat itu tidak menyampaikan janji bahwa ia akan meninggalkan tujuan memboikot produk Israel dan tak ada janji dia tak akan melakukan hal itu lagi.

mahasiswa as ditolak masuk israel, as, israel, pemboikotan,
Erdan menyampaikan, seluruh aktivis pemboikot pasti memiliki konsekuensinya masing-masing (The Jerusalem Post)

Dilansir Times of Israel pada Jumat, (12/10), ia hanya menuliskan kalau ia tidak akan melakukan kegiatan boikot selama studinya di Israel. Erdan yakin isi dari surat yang didapat itu merupakan pesan tersirat bahwa sang pelajar asal AS itu mendukung ideologi pemboikotan dan pengisolasian negara Israel.

Alqasem merupakan pelajar asal Amerika Serikat yang kakek dan neneknya merupakan orang Palestina. Ia rencananya melakukan studi Hak Asasi Manusia di Universitas Ibrani di Yerusalem. Ia diketahui telah mendarat di Israel pada Minggu lalu dengan visa pelajar.

Namun, Israel memerintahkan agar Alqasem untuk dideportasi kembali ke AS karena dicurigai sebagai aktivis gerakan boikot. Israel berharap ia dapat dengan bebas pergi namun harus dengan kerelaan hati membatalkan niat gerakan boikot.

Alqasem juga diketahui telah ditahan di imigrasi Ben Gurion Airport hingga putusan pengadilan keluar.
Alqasem tidak terima begitu saja, dilaporkan pada Kamis (11/10), pagi, ia telah mengajukan banding atas keputusan di Pengadilan Tel Aviv.

Namun hingga saat ini belum ada keputusan yang diberikan oleh Hakim Erez Yekuel. Para pejabat Israel mengatakan, selama menunggu putusan itu, ia dibebaskan untuk meninggalkan Israel dan kembali ke AS.

Erdan menyampaikan, seluruh aktivis pemboikot pasti memiliki konsekuensinya masing-masing. Namun ia mengatakan, aktivis pemboikotan tidak akan ditahan pihak kepolisian namun hanya dilarang masuk ke Israel.

Alqasem adalah salah satu mahasiswa dari Universitas Florida, ia diketahui sebagai mantan presiden kelompok siswa pembela keadilan bagi Palestina. Gerakan tersebut diketahui memiliki hubungan erat dengan gerakan pemboikotan, BDS, dan gerakan lainnya yang menentang Israel.

(iml/JPC)

Jawa Post




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *