Merasa Dizalimi, Bobotoh pun Akhirnya Gelar Aksi Demo

JANGAN LUPA SHALAT..!!

JawaPos.com – Bobotoh terus menggalang dukungan dengan melakukan aksi yang diberi judul “Bandung Melawan Part I’, Sabtu (13/10). Ribuan Bobotoh bersatu melawan ketidakadilan atas hukuman yang diberikan Komdis PSSI kepada Persib Bandung dan Bobotoh. Hukuman tersebut dinilai sangat berlebihan dan sangat menzolimi Maung Bandung.

‘Bandung Melawan Part I’ dihadiri ribuan Bobotoh dari Bandung dan sekitarnya. Massa berkumpul di depan Gedung Sate Jalan Diponegoro Bandung dengan membawa atribut Persib Bandung dan banner tuntutan kepada PSSI. Walaupun cuaca Kota Bandung siang ini sangat terik, namun semangat Bobotoh terus menggelora.

Bahkan Kumala Dewi, 42, terus berada di barisan terdepan dalam menuntut keadilan kepada PSSI. Karena menurut Viking Padalarang tersebut, sanksi berat hanya berlaku kepada Maung Bandung saja, tidak semua klub atau suporter.

“Sanksinya sangat tidak adil. Kenapa hanya Persib yang disanksi seperti ini? Kenapa Arema dan Persija tidak?” kata Kumala di sela-sela aksi di depan Gedung Sate Bandung, Sabtu (13/10).

Padahal, lanjutnya, kejadian nahas beberapa waktu lalu adalah murni tindakan oknum suporter. Bukan kesalahan pemain Persib Bandung. Tapi sanksi yang diberikan berdampak kepada klub dan Bobotoh.

“Itu kesalahan oknum Bobotoh. Kami juga mengecam keras aksi yang dilakukan oknum-oknum Bobotoh yang melakukan pengeroyokan terhadap suporter Persija Jakarta Haringga Silra,” ungkapnya.

Salah satu sanksi berat yang harus dijalani Persib adalah tidak ada laga home di Bandung. Bermain tanpa suporter itu sangat berat. Tapi yang paling berat adalah sanksi tersebut tidak diterapkan ke semua klub dan pemain yang melakukan pelanggaran, hanya berlaku pada Maung Bandung.

“PSSI coba menghancurkan Persib dan ini sungguh tidak adil. Kami di sini akan melawan, sudah tidak ada keadilan untuk Persib. Kami sangat sedih karena kami tidak bisa menyaksikan Persib secara langsung, dan ini sangat berat,” ujarnya.

Kumala Dewi mengaku sejak SMP sudah jadi suporter fanatik Persib Bandung. Tak heran dirinya dan Bobotoh lain tidak akan diam ketika Persib dizolimi oleh siapa pun.

“Saya sejak SMP sudah jadi Bobotoh. Bahkan anak dan keluarga saya semua adalah Bobotoh sejati. Hari ini pun kami semua menyuarakan menuntut keadilan kepada PSSI,” pungkasnya. 

(ona/JPC)

Jawa Post




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *