No Bra Day Jadi Momentum Batasi Makan Daging Olahan

JANGAN LUPA SHALAT..!!

JawaPos.com – Kampanye Hari Tanpa Bra atau No Bra Day diperingati setiap 13 Oktober. Tujuannya untuk menyemangati para penyintas kanker payudara. Karena itu, siapapun perempuan harus mulai menerapkan gaya hidup sehat untuk mencegah kanker payudara.

Salah satunya dimulai dari pilihan makanan. Dilansir dari Daily Mail, Jumat (12/10), kanker payudara bisa lebih berisiko muncul pada siapa saja pecinta daging olahan atau makanan cepat saji (junk food).

Sebuah penelitian terbaru dari Harvard University menemukan bahwa burger dan hot dog dapat meningkatkan risiko seorang perempuan terkena kanker payudara. Peneliti Utama dr. Farvid, menjelaskan jumlah kandungan nitrat dan nitrit yang tinggi mungkin terkait erat antara daging olahan dengan peningkatan risiko kanker payudara.

no bra day, kampanye no bra day, sejarah no bra day, hari tanpa bra, tujuan no bra day, manfaat no bra day,
No bra day dijadikan momentum untuk batasi makan daging olahan. (Bustle)

Selain itu kandungan lemak jenuh yang tinggi, kolesterol dan zat besi yang ditemukan pada daging merah juga dapat mendasari hubungan dengan kanker payudara. Tinjauan sistematis dan meta-analisis ini termasuk studi kohort prospektif dari daging merah dan konsumsi daging olahan.

“Penelitian itu memberikan bukti bahwa konsumsi daging olahan yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko kanker payudara yang lebih tinggi,” katanya.

Ada lebih dari 50 ribu kasus baru penderita kanker payudara di Inggris setiap tahun. Dan terjadi 12 ribu kasus kematian akibat kanker payudara. bulan Oktober saja, lebih dari 5 ribu wanita Inggris didiagnosis menderita kanker payudara.

No Bra Day 2018 juga bertepatan selama Bulan Kesadaran Kanker Payudara. No Bra Day diperkirakan telah dimulai pada tahun 2011 dan telah menyebar melalui media sosial. Kampanye ini membuat banyak wanita menggunakan hashtag #nobraday untuk berkampanye.

Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran akan kanker payudara. Kampanye itu juga mendidik orang agar melakukan pemeriksaan diri sehingga mereka menyadari gejala kanker payudara. Selain menyumbang melalui amal, kaum hawa juga diminta untuk berani melakukan pemeriksaan dini melalui skrinning mammogram.

(ika/JPC)

Jawa Post




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *