Sriwijaya FC Akui PSSI Panggil Pemainnya dengan Ancaman

JANGAN LUPA SHALAT..!!

JawaPos.comSriwijaya FC mengaku pemainnya diancam PSSI agar mau memperkuat Timnas Indonesia, khususnya Esteban Vizcarra dan Alberto ‘Beto’ Goncalves. Jadi Laskar Wong Kito terpaksa melepas dua pemain naturalisasi tersebut.

Manajemen Sriwijaya FC memang belakangan vokal mengkritik PSSI akibat banyaknya pemain yang dipanggil Timnas Indonesia. Apalagi, pemanggilan terhadap pemainnya memakai cara yang kurang profesional.

“Tidak perlu memanggil lewat surat resmi. PSSI langsung telepon pemain yang diinginkan. ‘Hei, kamu datang!’ Kalau pemain sudah datang baru suratnya muncul. Terbaru yang dihubungi Marckho Sandy dan dia diminta paspor serta KTP,” ungkap manajer Sriwijaya, Ucok Hidayat saat dihubungi wartawan.

Ucok sendiri mengaku PSSI tak pernah mengancam pihak klub, dalam hal ini Sriwijaya FC. Namun, yang diancam pemainnya, terutama duo naturalisasi.

“Pemain jadi takut, apalagi naturalisasi. Jangan samakan dengan Stefano Lilipaly dan Ilija Spasojevic. Mereka dibiayai oleh negara, oleh PSSI. Kalau Beto dan Vizcarra, sepeser PSSI tak tahu menahu prosesnya. Setelah jadi WNI baru, oooo…ini orang kita (Indonesia),” imbuh Ucok.

Kendati begitu, Sriwijaya FC salut dengan profesionalisme Beto dan Vizcarra. “Mereka (Beto dan Vizcarra) setia, bagus. Kami harus toleransi juga. Mereka hidup bersama kami dan tak perlu ditakuti,” tandas Ucok.

(ies/JPC)

Jawa Post




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *