Cegah Osteoporosis dengan Berjemur

JPNN.com, SURABAYA – Perlu perbaikan gaya hidup dan pola makan sejak usia muda agar di masa tua nanti tidak menderita osteoporosis atau pengeroposan tulang. Hal itu yang menjadi bahasan dari Pertemuan Ilmiah Tahunan Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PIT Perosi) di Hotel Bumi kemarin (26/10).

Sejumlah agenda bakal dibahas dalam pertemuan yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut. Salah satunya, cara mengurangi jumlah penderita osteoporosis di Indonesia. Ketua Pengurus Besar Perosi Fiastuti Witjaksono mengatakan, solusinya adalah mengonsumsi makanan sehat dan berjemur.

“Penyerapan kalsium akan maksimal dengan bantuan vitamin D, sedangkan sumber makanan yang mengandung vitamin D sangat sedikit. Satu-satunya sumber gratis dan melimpah adalah sinar matahari. Untuk itu, mulai dibiasakan berjemur,” katanya.

Sebelum berjemur, Fiastuti menganjurkan mengonsumsi makanan atau minuman yang banyak mengandung vitamin D. Dia mencontohkan susu, ikan, sayuran, kacang, dan kedelai. Selain itu, lauk-pauk yang mempunyai tulang. “Nah kalau bisa makan ikan atau ayam itu sama tulangnya. Tapi yang sudah dilunakkan saja,” imbuhnya.

Seluruh kebiasan tersebut, tambah Fiastuti, harus dilakukan sejak masih muda. Jika tidak, risiko terkena osteoporosis akan semakin tinggi. Fiastuti menyebutnya sebagai menabung kalsium. Sebab, kalsium yang masuk ke tubuh akan terakumulasi dalam tulang. Dan membuatnya semakin kukuh hingga tua.

Menurut dia, osteoporosis bisa disebut sebagai silent disease. Tidak ada tanda-tanda seseorang bakal mengalaminya. “Tiba-tiba mudah patah tulang saja,” paparnya. Penyakit tersebut paling banyak menyerang wanita yang memasuki menopause serta laki-laki di atas 60 tahun. (din/c25/ady) JPNN




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *